Sejarah Pendirian Sekolah

Pada tahun 1991 istri Kepala Divisi Regional dan para Dharma Wanita PT.Telkom membentuk suatu kegiatan yang bergerak dalam bidang pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Pada awalnya para Dharma Wanita PT.Telkom ini hanya mendirikan sekolah tingkat TK ( Taman Kanak-Kanak ). 

Kegiatan ini pada dasarnya adalah untuk membuat kesibukan para istri-istri pegawai PT.Telkom yang tergabung dalam Dharma Wanita. Kegiatan ini ternyata didukung oleh Kepala Divisi Regional PT.Telkom dan mendapat respon yang sangat positif. Tujuan dari didirikannnya Sekolah Taman Kanak-kanak ini adalah untuk menampung anak-anak para karyawan PT.Telkom bersekolah di Sekolah Taman Kanak-kanak Sandhy Putra.

Sekolah Taman Kanak-kanak yang dikelola khususnya untuk wilayah Sumatera mengalami kemajuan. Pada waktu itu PT.Telkom masih bernaung dalam Parpostel ( Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi ). Mengingat Telekomunikasi dan Kepariwisataan Indonesia pada tahun 1992 sangat berkembang pesat, maka timbul keinginan para Dharma Wanita untuk mendirikan sekolah Telekomunikasi dan Pariwisata.

Tergerak dengan panggilan anak Bangsa, maka didirikanlah Sekolah Tehnik  Telekomunikasi dengan nama STM Telkom Sandhy Putra dan Sekolah Menengah Industri Pariwisata ( SMIP ) pada tanggal 20 Juli 1992.

Pada dasarnya tujuan didirikannya SMIP Sandhy Putra-2 ini yang sekarang di kenal SMK Pariwisata Sandhy Putra-2 adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan menampung anak-anak Pegawai PT.Telkom khususnya dan anak- anak di luar PT.Telkom umumnya untuk melanjutkan pendidikan Tingkat Menengah yang setara dengan SLTA.

Namun seiring dengan kemajuan jaman dan perkembangan dunia pendidikan akhirnya dibeberapa daerah didirikan SMK pariwisata dan Telekomunikasi, disamping itu ada juga SD, SMP, SMA dan bahkan tingkat Akademi. Sekolah Menengah Kejuruan Pariwisata selain di Medan juga ada di Makasar sedangkan SMK Telekomunikasi selain di Medan juga ada di Malang, Purwokerto, Jakarta, Makasar dan Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Selain itu satu Sekolah Dasar ada di Batam, satu SMA di Bandung dan satu SMP di Bandung. Sementara itu Akademi Pariwisata Sandhy Putra berada di Bandung dan Akademi Telekomunikasi Sandhy Putra berada di Jakarta dan Purwokerto.

SMK Sandhy Putra-2 Medan sendiri, telah menamatkan kurang lebih 1500 tamatan yang tersebar diseluruh Indonesia, bahkan manca negara. Para tamatan telah bekerja di bidang pariwisata baik di hotel-hotel berbintang, kapal pesiar, maupun airlines dan agen-agen perjalanan.

Sampai saat ini SMK Sandhy putra-2 Medan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya kepada siswa sebagai customer, guru dan masyarakat serta stake holder yang lain guna memberika kontribusi dalam pembangunan bangsa dibidang pendidikan.